Artikel Keluarga

28

MAR

Meninggalkan yang Tidak Bermanfaat : Tanda Keimanan yang Sehat

 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: مِنْ حُسْنِ إِسْلاَمِ الْمَرْءِ تَرْكُهُ مَا لاَ يَعْنِيْهِ [حديث حسن رواه الترمذي وغيره هكذا]

Terjemah

Dari Abu Hurairah radhiallahunhu dia berkata : Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Merupakan tanda baiknya Islam seseorang, dia meninggalkan sesuatu yang tidak berguna baginya (Hadits Hasan riwayat Turmuzi dan lainnya)

Hadist ini mengajarkan kita bahwa salah satu ciri orang yang beriman dengan baik adalah mereka yang pandai memilih dan memilah mana yang bermanfaat dan mana yang tidak.

Mengapa penting meninggalkan yang tidak bermanfaat?

  1. Mengoptimalkan Waktu : Dengan meninggalkan hal-hal yang sia-sia, kita bisa lebih fokus pada aktivitas yang produktif dan ibadah.
  2. Meningkatkan Kualitas Iman : Menjauhi hal-hal yang meragukan akan memperkuat iman kita.
  3. Menjadi Muslim yang Lebih Baik: Seorang muslim sejati selalu berusaha untuk menjadi pribadi yang lebih baik, salah satunya dengan meninggalkan kebiasaan buruk.

Contoh hal yang tidak bermanfaat:

  1. Gosip dan fitnah : Menyebarkan berita bohong hanya akan merusak hubungan antar sesama.
  2. Pertengkaran : Bertengkar tidak akan menyelesaikan masalah, malah akan menimbulkan permusuhan.
  3. Menonton tayangan yang tidak mendidik : Tayangan yang mengandung unsur kekerasan atau pornografi bisa merusak pikiran dan hati.

Walahu A’lam 

Oleh Jusmin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *