Tsirwah

DZIKIR & IBADAH

 

Bacaan-bacaan Quran

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ آمِيْن

📿 Cara Baca :
Rabbighfirlii waliwaalidayya wa lil mu’miniina aamiin

📖 Artinya :
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, serta seluruh orang-orang yang beriman kepada-Mu”

📚 WAWASAN :
Dibaca setelah membaca surat Al-Fatihah, usai ayat terakhir, tidak langsung aamiin, tetapi diawali bacaan di atas yang juga sudah dipungkasi dengan bacaan aamiin.

Disunnahkan baik di luar sholat maupun saat sholat.

اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ النـَّـارِ وَمِنْ شَرِّالْكُفَّــارِ وَمِنْ غَضَبِ الْجَبَّــارِ. اَلْعِزَّةُ لِلّٰهِ وَلِرَسُوْلِهِ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ

📿 Cara Baca :
A’uudzubillahi minan naar waminn syarril kuffaar wanin ghodhobil Jabbaar, Al-Izzatu lillaahi wa lirosuulihi wa lil mu’miniin

📖 Artinya :
“Aku berlindung kepada Allah dari neraka, kejahatan orang-orang kafir dan kemurkaan Allah Yang Maha Perkasa. Kemuliaan itu hanya milik Alloh, Rasul-Nya dan Orang-orang Beriman”

📚 WAWASAN :
Dibaca ketika akan membaca Surat At-Taubah, sebab surat taubah tidak diperbolehkan mengawalinya dengan bacaan basmalah (yakni, Bismillahirrahmanirrahim sebagaimana surat lainnya).

Hal ini dikarenakan surat tersebut berisi tentang peperangan kepada kaum kuffaar, sebagaimana periwayatan umumnya.

Tetapi, perlu diperhatikan bahwa sighot doa ini mungkin akan sulit kita jumpai di kitab-kitab kecil maupun besar karangan para ulama, namun lafadz nya pun tidak bertentangan dengan akidah Ahlussunnah Wal Jamaah, sebab justru masih sesuai dan terkait dengan hikmah peniadaan basmalah.

بَلَى وَهُوَ قَادِر

📿 Cara Baca :
Balaa wahuwa Qoodir

📖 Artinya :
“Sudah tidak diragukan, bahwa Dia Maha Kuasa (untuk menghidupkan yang mati)”

📚 WAWASAN :
Dijelaskan dalam kitab Busyrol Kariim, kesunahan membaca bacaan isti’adzah, doa, pujian dan semacamnya setelah surat atau ayat-ayat tertentu.

Bacaan yang ini, dibaca setelah rampung dari surat Al-Qiyamah.

Disunnahkan baik di luar sholat maupun saat sholat.

آمَنَّا بِاللَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

📿 Cara Baca :
Aamannaa billaahi Rabbil aalamiin

📖 Artinya :
“Kami beriman kepada Allah, Tuhan Alam Semesta”

📚 WAWASAN :
Dijelaskan dalam kitab Busyrol Kariim, kesunahan membaca bacaan isti’adzah, doa dan semacamnya setelah surat atau ayat-ayat tertentu.

Bacaan yang ini, dibaca setelah rampung dari surat Al-Mursalat.

Disunnahkan baik di luar sholat, maupun saat sholat.

رَبِّ أَعِذْنِى مِنَ النَّار

📿 Cara Baca :
Robbi a’idznii minan naar

📖 Artinya :
“Ya Tuhanku, lindungilah aku dari api neraka”

📚 WAWASAN :
Dijelaskan dalam kitab Busyrol Kariim, kesunahan membaca bacaan isti’adzah, doa, pujian dan semacamnya setelah surat atau ayat-ayat tertentu.

Bacaan yang ini, dibaca setelah rampung dari surat Al-Balad.

Disunnahkan baik di luar sholat maupun saat sholat.

عَلَيْهِمَا الصَّلاَةُ وَالسَّلاَم

📿 Cara Baca :
Alaihimas sholaatu was salaam

📖 Artinya :
“Semoga sholawat serta salam tetap tercurahkan kepada Nabi Ibrahim AS dan Nabi Musa AS”

📚 WAWASAN :
Bacaan ini merupakan su’alurrahmah, dibaca ketika selesai dari ayat terakhir surat Al-A’la (suhufi ibroohiima wa muusaa.. Alaihimas sholaatu was salaam).

Disunnahkan baik di luar sholat, maupun saat sholat.

رَبِّ أَعِذْنِى مِنْ عَذَابِك

📿 Cara Baca :
Robbi a’idznii min ‘adzaabik

📖 Artinya :
“Ya Tuhanku, lindungilah aku dari siksa-Mu (jangan Engkau siksa aku, kelak)”

📚 WAWASAN :
Dijelaskan dalam kitab Busyrol Kariim, kesunahan membaca bacaan isti’adzah, doa, pujian dan semacamnya setelah surat atau ayat-ayat tertentu.

Bacaan yang ini, dibaca setelah surat Al-Ghasiyah ayat 24.

Disunnahkan baik di luar sholat maupun saat sholat.

رَبِّ حَاسِبْنِى حِسَابًا يَسِيْرًا

📿 Cara Baca :
Robbi haasibnii hisaabay yasiiroo

📖 Artinya :
“Ya Tuhanku, hisablah aku dengan hisab yang ringan”

📚 WAWASAN :
Dijelaskan dalam kitab Busyrol Kariim, kesunahan membaca bacaan isti’adzah, doa, pujian dan semacamnya setelah surat atau ayat-ayat tertentu.

Bacaan yang ini, dibaca setelah rampung dari surat Al-Ghasiyah.

Dijelaskan oleh sebagian pendapat, bahwa hisab yang ringan berarti tidak dihisab alias diampuni dengan sebesar-besarnya pengampunan hingga tidak dihisab.

Disunnahkan baik di luar sholat maupun saat sholat.

اَللَّهُمَّ رَبَّنَا يَارَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّآ إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ () وَتُبْ عَلَيْنَا يَامَوْلَنَآ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ () وَاهْدِنِيْ وَاهْدِنَا وَوَفِّقْنَا إِلَى الْحَقِّ وَإِلَى طَرِيْقٍ مُسْتَقِيْمِ بِبَرَكَةِ خَتْمِ الْقُرْءآنِ الْعَظِيْمِ () وَبِحُرْمَةِ حَبِيْبِكَ وَرَسُوْلِكَ الْكَرِيْمِ () وَاعْفُ عَنَّا يَاكَرِيْمُ وَاعْفُ عَنَّا يَارَحِيْمُ () وَاغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا بِفَضْلِكَ وَكَرَمِكَ يَآأَكْرَمَ اْلأَكْرَمِيْنَ وَيَآأَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ () اَللَّهُمَّ زَيِّنَّا بِزِيْنَةِ خَتْمِ الْقُرْءَانِ () وَأَكْرِمْنَا بِكَرَامَةِ خَتْمِ الْقُرْءَانِ () وَشَرِّفْنَا بِشَرَافَةِ الْخَتْمِ الْقُرْءَانِ () وَأَلْبِسْنَا بِخِلْعَةِ خَتْمِ الْقُرْءَانِ () وَأَدْخِلْنَاالْجَنَّةَ مَعَ الْقُرْءَانِ () وَعَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَآءِالدُّنْيَا وَعَذَابِ الْأَخِرَةِ بِحُرْمَةِ خَتْمِ الْقُرْءَانِ () وَارْحَمْ جَمِيْعَ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ بِحُرْمَةِ خَتْمِ الْقُرْءَانِ () اَللَّهُمَّ اجْعَلِ الْقُرْءَانَ لَنَا فِى الدُّنْيَا قَرِيْنًا () وَفِي الْقَبْرِ مُوْنِسًا () وَفِى الْقِيَمَةِ شَفِيْعًا () وَعَلَى الصِّرَاطِ نُوْرًا () وَإِلَى الْجَنَّةِ رَفِيْقًا () وَمِنَ النَّارِ سِتْرًاوَحِجَابًا () وَإِلَى الْخَيْرَاتِ كُلِّهَا دَلِيْلاً وَإِمَامًا () بِفَضْلِكَ وَجُوْدِكَ وَكَرَمِكَ يَآاَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ اَللَّهُمَّ ارْزُقْنَا بِكُلِّ حَرْفٍ مِنَ الْقُرْءَانِ حَلاَوَةً () وَبِكُلِّ كَلِمَةٍ كَرَامَةً () وَبِكُلِّ ءَايَةٍ سَعَادَةً () وَبِكُلِّ سُوْرَةٍ سَلاَمَةً () وَبِكُلِّ جُزْءٍ جَزَآءً () صَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَءَالِهِ أَجْمَعِيْنَ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ () اَللهُمَّ انْصُرْ سُلْطَانَنَا سُلْطَانَ الْمُسْلِمِيْنَ () وَانْصُرْوُزَرَآءَهُ وَوُكَلآءَهُ وَعَسَاكِرَهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ () وَاكْتُبِ السَّلاَمَةَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَى الْحُجَّاجِ وَالْغُزَاةِ وَالْمُسَافِرِيْنَ وَالْمُقِيْمِيْنَ () فِيْ بَرِّكَ وَبَحْرِكَ مِنْ أُمَّةٍ مُحَمَّدٍ أَجْمَعِيْن اَللَّهُمَّ بَلِّغْ ثَوَابَ مَاقَرَأْنَاهُ وَنُوْرَ مَاتَلَوْنَاهُ لِرُوْحِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ تَعَالَى عَلَيْهِ وَسَلَّمَ () وِلِأَرْوَاحِ أَوْلَادِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَأَصْحبِهِ رِضْوَانُ اللهِ تَعَالَى عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ () وَلِأَرْوَاحِ ءَابَآئِنَا وَأُمَّهتِنَا وَأَبْنَآئِنَا وَبَنَاتِنَا وَإِخْوَنِنَا وَأَخَوتِنَا وَأَصْدِقَآئِنَا وَأُسْتَاذِنَا وَأَقْرِبَآئِنَا وَمَشَايِخِنَا وَلِمَنْ لَهُ حَقٌّ عَلَيْنَا وِلِأَرْوَاحِ جَمِيْعِ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ () وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ () اَلْأَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ () بِرَحْمَتِكَ يَآأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ () جَزَى اللهُ عَنَّا مُحَمَّدً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَاهُوَ أَهْلُهُ () سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ () وَسَلامٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ () وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالِمِيْنَ. آمِيْنَ

Terjemahan Doa Khatam Al-Qur’an (kudus-an) :

اللَّهُمَّ رَبَّنَا يَارَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ
Ya Allah, Tuhan kami, wahai Rabb kami, terimalah (amal) dari kami. Sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

وَتُبْ عَلَيْنَا يَا مَوْلَانَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ
Dan terimalah taubat kami, wahai Tuhan kami. Sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

وَاهْدِنِيْ وَاهْدِنَا وَوَفِّقْنَا إِلَى الْحَقِّ وَإِلَى طَرِيْقٍ مُسْتَقِيْمِ بِبَرَكَةِ خَتْمِ الْقُرْءآنِ الْعَظِيْمِ
Bimbinglah aku dan kami serta berikanlah taufik kepada kami menuju kebenaran dan jalan yang lurus, dengan keberkahan khatam Al-Qur’an yang agung.

وَبِحُرْمَةِ حَبِيْبِكَ وَرَسُوْلِكَ الْكَرِيْمِ
Dan dengan kehormatan kekasih-Mu serta Rasul-Mu yang mulia.

وَاعْفُ عَنَّا يَا كَرِيْمُ وَاعْفُ عَنَّا يَا رَحِيْمُ
Maafkanlah kami, wahai Dzat yang Maha Mulia. Maafkanlah kami, wahai Dzat yang Maha Penyayang.

وَاغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا بِفَضْلِكَ وَكَرَمِكَ يَآ أَكْرَمَ اْلأَكْرَمِيْنَ وَيَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Ampunilah dosa-dosa kami dengan keutamaan dan kemurahan-Mu, wahai Dzat yang Maha Mulia dari semua yang mulia, wahai Dzat yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.

اللَّهُمَّ زَيِّنَّا بِزِيْنَةِ خَتْمِ الْقُرْءَانِ
Ya Allah, hiasilah kami dengan keindahan khatam Al-Qur’an.

وَأَكْرِمْنَا بِكَرَامَةِ خَتْمِ الْقُرْءَانِ
Dan muliakanlah kami dengan kemuliaan khatam Al-Qur’an.

وَشَرِّفْنَا بِشَرَافَةِ خَتْمِ الْقُرْءَانِ
Dan berikanlah kami kehormatan dengan kehormatan khatam Al-Qur’an.

وَأَلْبِسْنَا بِخِلْعَةِ خَتْمِ الْقُرْءَانِ
Dan pakaikanlah kepada kami jubah kehormatan khatam Al-Qur’an.

وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ مَعَ الْقُرْءَانِ
Dan masukkanlah kami ke dalam surga bersama Al-Qur’an.

وَعَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَآءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْأَخِرَةِ بِحُرْمَةِ خَتْمِ الْقُرْءَانِ
Dan lindungilah kami dari segala bala di dunia serta azab akhirat, dengan kehormatan khatam Al-Qur’an.

وَارْحَمْ جَمِيْعَ أُمَّةِ مُحَمَّدٍ بِحُرْمَةِ خَتْمِ الْقُرْءَانِ
Dan rahmatilah seluruh umat Muhammad dengan kehormatan khatam Al-Qur’an.

اللَّهُمَّ اجْعَلِ الْقُرْءَانَ لَنَا فِى الدُّنْيَا قَرِيْنًا
Ya Allah, jadikanlah Al-Qur’an sebagai teman kami di dunia,

وَفِي الْقَبْرِ مُوْنِسًا
Sebagai penerang di dalam kubur,

وَفِى الْقِيَمَةِ شَفِيْعًا
Sebagai pemberi syafaat di hari kiamat,

وَعَلَى الصِّرَاطِ نُوْرًا
Sebagai cahaya di atas shirath,

وَإِلَى الْجَنَّةِ رَفِيْقًا
Sebagai pendamping menuju surga,

وَمِنَ النَّارِ سِتْرًا وَحِجَابًا
Serta sebagai pelindung dan penghalang dari api neraka.

اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا بِكُلِّ حَرْفٍ مِنَ الْقُرْءَانِ حَلاَوَةً
Ya Allah, anugerahkanlah kepada kami dari setiap huruf Al-Qur’an rasa manis,

وَبِكُلِّ كَلِمَةٍ كَرَامَةً
Dari setiap kata kemuliaan,

وَبِكُلِّ ءَايَةٍ سَعَادَةً
Dari setiap ayat kebahagiaan,

وَبِكُلِّ سُوْرَةٍ سَلاَمَةً
Dari setiap surat keselamatan,

وَبِكُلِّ جُزْءٍ جَزَآءً
Dan dari setiap juz balasan kebaikan.

اللَّهُمَّ انْصُرْ سُلْطَانَنَا سُلْطَانَ الْمُسْلِمِيْنَ
Ya Allah, tolonglah pemimpin kami, pemimpin kaum Muslimin.

وَانْصُرْ وُزَرَآءَهُ وَوُكَلآءَهُ وَعَسَاكِرَهُ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ
Dan tolonglah para menterinya, para pembantunya, serta tentaranya hingga hari kiamat.

اللَّهُمَّ بَلِّغْ ثَوَابَ مَا قَرَأْنَاهُ وَنُوْرَ مَا تَلَوْنَاهُ لِرُوْحِ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ ﷺ
Ya Allah, sampaikanlah pahala dari apa yang telah kami baca serta cahaya dari apa yang telah kami lantunkan kepada ruh Nabi kami, Muhammad ﷺ.

وَلِأَرْوَاحِ أَوْلَادِهِ وَأَزْوَاجِهِ وَأَصْحَابِهِ رِضْوَانُ اللهِ تَعَالَى عَلَيْهِمْ أَجْمَعِيْنَ
Dan kepada ruh anak-anaknya, istri-istrinya, serta para sahabatnya, semoga Allah meridhai mereka semuanya.

وَلِأَرْوَاحِ جَمِيْعَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ الْأَحْيَآءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
Dan kepada ruh seluruh mukminin dan mukminat, muslimin dan muslimat, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat.

بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Dengan rahmat-Mu, wahai Dzat yang Maha Penyayang dari semua yang penyayang.