Share

Facebook
WhatsApp
Telegram

Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun: Faidah, Waktu dan Cara Baca

doa akhir tahun dan awal tahun beserta faidah, waktu dan cara bacanya

TSIRWAH PESANTREN DIGITAL – Sebelum membahas doa akhir tahun dan awal tahun, mari mempelajari sedikit tentang kemuliaan bulan Muharram.

Bulan Muharram adalah salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam. Bulan ini merupakan bulan pertama dalam kalender Hijriah dan memiliki banyak keutamaan.

Allah SWT menjadikan Muharram sebagai salah satu dari empat bulan haram yang disebutkan dalam Al-Quran surat At-Taubah ayat 36:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِندَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ)

Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram…”

Empat bulan haram ini adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Bulan-bulan ini disebut haram karena pada bulan-bulan ini, perbuatan dosa dan kezaliman sangat dilarang, dan amal kebaikan yang dilakukan pada bulan-bulan ini akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.

Muharram juga dikenal sebagai “Syahrullah” atau “Bulan Allah”. Keistimewaan ini menunjukkan betapa pentingnya bulan ini dalam pandangan Islam. Selain itu, pada tanggal 10 Muharram, umat Islam dianjurkan untuk berpuasa Asyura, yang memiliki pahala besar sebagai penghapus dosa setahun yang lalu.

Amalan Sebelum Membaca Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun

Sebelum membaca doa akhir tahun dan awal tahun, ada beberapa amalan yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan keberkahan dan keutamaan ibadah kita:

  1. Memperbanyak Istighfar: Memohon ampun kepada Allah atas segala dosa dan kesalahan yang kita lakukan sepanjang tahun. Istighfar dapat membersihkan hati dan jiwa, serta membuka pintu keberkahan.
  2. Bersedekah: Sedekah adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dengan bersedekah, kita dapat membantu sesama dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda.
  3. Membaca Al-Quran: Membaca dan mengkaji Al-Quran adalah salah satu cara terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah. Hal ini juga dapat menambah pemahaman kita tentang agama dan memperkuat iman.
  4. Mengerjakan Shalat Sunnah: Selain shalat wajib, mengerjakan shalat sunnah seperti shalat Dhuha dan shalat Tahajjud dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita.

Kapan Waktu Membaca Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun

Doa akhir tahun biasanya kita baca setelah shalat Ashar pada hari terakhir bulan Dzulhijjah.

Ini adalah waktu yang tepat untuk merenungi apa yang telah kita lakukan selama setahun terakhir, memohon ampunan atas kesalahan, dan memohon kepada Allah agar menerima amal ibadah kita.

Sedangkan doa awal tahun kita baca setelah shalat Maghrib pada malam pertama bulan Muharram.

Ini adalah saat yang baik untuk memulai tahun baru dengan doa dan harapan, memohon perlindungan dari godaan syaitan, dan berkomitmen untuk meningkatkan kualitas ibadah kita.

BACA JUGA : Tahun Baru Islam: Sejarah, Ulama yang Mengawali dan Amalan

Doa Akhir Tahun

Sebagaimana Tsirwah kutip dari laman NU Online, menurut Almaghfurlah KH Sholeh Darat Semarang, siapa saja yang membaca doa akhir tahun ini tidak akan tergoda oleh setan dalam tahun itu.

Setan hanya bisa merusak manusia dalam waktu satu jam. Itupun semua dosa selama setahun telah Allah ampuni karena membaca doa ini.

Berikut adalah doa yang kita baca pada akhir tahun Hijriah:

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihi sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu. wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba. fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.

Artinya: “Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat. Perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah.”

Doa Awal Tahun

Doa awal tahun akan membuat kita yang membacanya aman dari godaan setan, ini sebagaimana penjelasan beliau Mbah KH Sholeh Darat. Pasalnya, Allah mengirimkan dua malaikat penjaga untuk hamba yang membacanya.

“Barangsiapa membaca doa ini tiga kali di awal bulan Muharram setelah shalat maghrib, maka sesungguhnya setan itu mengucapkan bahwa anak Adam ini sudah aman dalam sisa umurnya selama tahun itu. Sebab Allah Swt memberikan asisten berupa dua malaikat untuk menjaganya agar tidak tergoda setan,” Tutur beliau.

Berikut adalah doa yang kita baca pada awal tahun Hijriah:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’i, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya: “Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.”

Menyambut Tahun Baru dengan Harapan dan Doa

Menyambut tahun baru Hijriah dengan doa-doa ini adalah cara yang sangat baik untuk memulai tahun dengan penuh keberkahan dan harapan.

Melalui doa akhir tahun, kita memohon ampunan dan penerimaan atas amal ibadah kita di tahun yang telah berlalu. Sementara itu, dengan doa awal tahun, kita memohon perlindungan, bimbingan, dan kemudahan dari Allah SWT dalam menjalani tahun yang baru.

Bulan Muharram yang mulia ini adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan mendekatkan diri kepada Allah.

Semoga kita semua dapat memanfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya dan mendapatkan ridha serta ampunan dari Allah SWT.